Pemerintah Desa Geyer Ikuti Sosialisasi Kebijakan Dana Desa Tahun 2026 dan Launching SIMBADesa

06 Mei 2026
Administrator
Dibaca 0 Kali
Pemerintah Desa Geyer Ikuti Sosialisasi Kebijakan Dana Desa Tahun 2026 dan Launching SIMBADesa

Pemerintah Desa Geyer mengikuti kegiatan Sosialisasi Kebijakan Dana Desa Tahun 2026 dan Launching SIMBADesa (Sistem Monitoring Berbasis Web Administrasi Dana Desa) yang dilaksanakan pada hari Rabu, 6 Mei 2026 mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai di Hotel Grand Master Purwodadi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Dr. Anang Armunanto, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Grobogan, Kepala Seksi PMD Dispermades Kabupaten Grobogan, Kepala Seksi PMD Kecamatan se-Kabupaten Grobogan, Kepala Desa atau perwakilan kepala desa se-Kabupaten Grobogan kurang lebih dari 88 desa, tenaga ahli, serta tenaga pendamping desa.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian doa yang dipimpin oleh Bapak Susilo, SE. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat dan antusias.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Grobogan Dr. Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. terlebih dahulu menyampaikan pantun yang langsung disambut meriah oleh para peserta yang hadir.

“Pak Somad jualan tomat,
Tomatnya dibeli Pak Mamad,
Yang jawab salam dengan semangat,
Saya doakan tidak punya hutang sampai kiamat.”

Pantun tersebut sontak membuat suasana menjadi hangat dan penuh semangat. Para hadirin menjawab salam dengan antusias hingga ruangan dipenuhi tepuk tangan meriah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pengelolaan dana desa yang transparan, tepat sasaran, dan akuntabel agar pembangunan desa dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Grobogan, Achmad Haryono, S.H. mengenai penggunaan Dana Desa Tahun 2026. Dalam materinya disampaikan berbagai kebijakan terbaru terkait pengelolaan dana desa serta pentingnya peningkatan tertib administrasi di tingkat desa. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan launching aplikasi SIMBADesa (Sistem Monitoring Berbasis Web Administrasi Dana Desa). Aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi pengelolaan dana desa, mempermudah proses monitoring dan pengawasan administrasi dana desa, serta meminimalisir berbagai permasalahan dalam pelaksanaan administrasi dan pelaporan keuangan desa.

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi hingga selesai. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pemerintah desa dapat semakin memahami kebijakan penggunaan dana desa tahun 2026 sekaligus mampu memanfaatkan aplikasi SIMBADesa secara optimal demi mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, transparan, dan akuntabel.